IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Berkunjung ke Ponpes Darul Ulum, Potensi Wisata Religi dari Tanah Datar

Makam para pendahulu yang banyak dikunjungi peziarah ke Ponpes Darul Ulum Padang Magek, Tanah Datar. Foto AS Patimarajo
Makam para pendahulu yang banyak dikunjungi peziarah ke Ponpes Darul Ulum Padang Magek, Tanah Datar. Foto AS Patimarajo
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Beliau mengajar, mendidik anak anak Nagari Padang Magek supaya pandai ilmu agama. Terutama membaca kitab suci Al-Qur'an.

Tampat beliau ini, silih berganti dikunjungi anak nagari, untuk melepas hajat, berdo'a dan memperingati hari besar Islam sejak dahulu.

Ini semua dilakukan mengingat jasa beliau yang telah menghabiskan hari hari kehidupannya mengajarkan ilmu Agama Islam kepada anak nagari.

Tersebut masyarakat Padang Magek, teguh memegang Islam, semua ini berhulu dari jasa beliau mengajari anak nagari seperti itu.

Tampat ateh duyan. Pada lokasi ini Ungku Ibrahin yang dulu tahun 1800-an, pernah tinggal berdiam di suraunya yang sudah tidak ada lagi. Makam Ungku Nuwar juga ada si tampat ini. Ungku Nuwar mengaji di surau baru bersama Tk. Salim Malin Kuning tahun 1980 s/d 1987. Beliau kelahiran 1967 dan meninggal 2014. Makamnya ramai dikunjungi murid muridnya hingga kini untuk berziarah.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Lapau makanan dan minuman. Sekitar Pesantren Darul Ulum ada beberapa warung makanan. Seperti warung si Las, warung Nua Manjang, warung Suweh, warung si Cen dan warung si Yul. Semua warung menyediakan makanan nasi, ketupat, mie instan dan kue kue. Begitu juga minuman teh manis, kopi dan lain lain.

Rekomendasi

Kawasan wisata religi Pondok Pesantren Darul Ulum, ini masih asli. Belum ada sentuhan modernisasi. Tidak ada restoran ataupun tempat foto selfi. Di sini juga tidak ada buah segar yang bisa dipetik. Tapi bila berkunjung ke Ponpes Darul Ulum Padang Magek, pengunjung akan merasakan sesuatu yang beda.

Pengunjung bisa lihat sekitar 300 orang berkelompok kelompok dari anak anak santri yang duduk melingkar, mereka membaca kitab bersama guru mereka di suraunya masing masing.

Pengunjung bisa menyaksikan bahkan mengukuti, mendengar dari dekat santri belajar. Tentu pula akan merasa sejuk di hati.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH