Pariaman — Kepedulian perantau Minangkabau di Kalimantan Barat terhadap kampung halaman terus diwujudkan melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
Melalui Tim Peduli Sumbar Perantau Minang Kalimantan Barat, bantuan kembali disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana galodo dan longsor di Kota Padang Panjang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, dan Kota Padang, pada 18–21 Desember 2025.
Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian bantuan yang sebelumnya telah digulirkan di berbagai daerah terdampak bencana di Sumatera Barat, dengan tujuan meringankan beban masyarakat sekaligus menguatkan solidaritas antara ranah dan rantau.
Padang Panjang: Bantuan untuk Korban Galodo
Penyaluran bantuan diawali di Kota Padang Panjang, pada Kamis (18/12/2025). Tim Peduli Sumbar menyalurkan kompor gas beserta regulator kepada 20 kepala keluarga (KK) korban galodo di kawasan Jembatan Kamba, Silaing Bawah, Kota Padang Panjang.
Penyerahan bantuan dipusatkan di Silaing Bawah, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat galodo.
Teguh Firmansyah menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian perantau Minang Kalimantan Barat.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami yang sedang berusaha bangkit setelah bencana,” ujarnya.
Pesisir Selatan: Menjangkau Wilayah Terpukul Galodo
Editor : Berita Minang






