PADANG — Universitas Negeri Padang (UNP) secara resmi membuka kegiatan student mobility bagi 13 mahasiswa dari INTI International University yang akan berlangsung pada 4–17 Mei 2026 di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP. Pembukaan kegiatan berlangsung hangat dan penuh nuansa budaya, menandai dimulainya kolaborasi antara kedua institusi.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Reputasi Internasional UNP, Dr. rer. nat. Deski Beri. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Kota Padang merupakan representasi harmoni dalam keberagaman. “Kota Padang adalah kota yang bersatu dalam keberagaman. Di sini, mahasiswa dapat menikmati berbagai kuliner khas, terutama Rendang yang berasal dari Sumatera Barat. Selain itu, terdapat banyak masjid serta keberagaman etnis, termasuk komunitas Tionghoa. Silakan dieksplorasi selama berada di Sumatera Barat,” ujarnya.
Dalam prosesi pembukaan, Wakil Rektor didampingi oleh Dekan FBS UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., serta dosen pendamping dari INTI, Dr. Muhammad Suhaimi bin Mohd Yusof, melakukan penabuhan gendang sebagai simbol resmi dimulainya kegiatan student mobility.
Sementara itu, dalam sambutannya, Dekan FBS UNP menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus harapan besar terhadap program ini.
“Selamat datang di FBS UNP. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman budaya antar bangsa, tetapi juga mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Malaysia ” ungkapnya.
Sebagai bagian dari penyambutan, mahasiswa INTI disuguhkan pertunjukan Tari Pasambahan yang dibawakan oleh mahasiswa Sendratasik FBS UNP. Tarian ini menjadi simbol penghormatan kepada tamu dalam tradisi Minangkabau.
Selama mengikuti program student mobility, para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti pengenalan seni tradisional, kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Sumatera Barat, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman lintas budaya yang memperkaya wawasan global mahasiswa.
Sementara, Desvalini Anwar, Ph.D. melaporkan bahwa mahasiswa dari INTI International University akan mengikuti rangkaian kegiatan terstruktur selama dua minggu mencakup pembelajaran budaya, interaksi akademik, hingga keterlibatan langsung dengan masyarakat lokal sebagai bagian dari penguatan kompetensi global dan kolaboratif.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis UNP dalam memperluas jejaring internasional serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun pemahaman lintas budaya di tingkat global. (Relis/HA)
Editor : Ermanto






