IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Dari Tanggap Darurat ke Pemulihan, Pemko Padang Panjang Berhasil Tangani Dampak Bencana

Dari Tanggap Darurat ke Pemulihan, Pemko Padang Panjang Berhasil Tangani Dampak Bencana
Dari Tanggap Darurat ke Pemulihan, Pemko Padang Panjang Berhasil Tangani Dampak Bencana
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG — Pemerintah Kota Padang Panjang menunjukkan kepemimpinan yang sigap dan terkoordinasi dalam menangani bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November 2025. Langkah cepat dan terukur yang dilakukan Pemko mampu menekan dampak bencana serta menjaga keselamatan masyarakat.

Penanganan bencana ini tidak dilakukan secara spontan, melainkan telah diawali dengan langkah antisipatif. Jauh sebelum kejadian, Pemko menggelar apel kesiapsiagaan lintas instansi sebagai bentuk kesiapan menghadapi musim hujan dan potensi cuaca ekstrem.

Kesiapsiagaan tersebut diperkuat melalui sinergi dengan Polres Padang Panjang dan unsur Forkopimda. Pemerintah juga aktif menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui berbagai media serta melakukan sosialisasi langsung ke wilayah rawan longsor.

Upaya mitigasi bencana turut melibatkan peran aktif masyarakat. Warga didorong untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air dan daerah aliran sungai, guna mengurangi risiko banjir dan longsor.

Saat bencana terjadi pada Kamis (27/11), Pemko bersama Forkopimda dan instansi terkait langsung bergerak cepat. Prioritas utama difokuskan pada evakuasi warga serta pengamanan wilayah terdampak.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Seluruh penanganan terpusat melalui Posko Tanggap Darurat yang beroperasi selama 24 jam. Dari posko ini, koordinasi lintas sektor dilakukan secara intensif untuk memastikan setiap kebutuhan lapangan tertangani.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI–Polri, Damkar, Dinsos, PMI, Basarnas, BNPB, dan relawan bekerja tanpa mengenal waktu. Mereka melakukan evakuasi, pencarian korban, dan penyaluran bantuan secara terkoordinasi.

Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi perhatian utama. Dapur umum dioperasikan setiap hari, bantuan logistik dan makanan siap saji disalurkan secara merata ke lokasi pengungsian.

Layanan kesehatan juga disiagakan sejak hari pertama. Tenaga medis memberikan pemeriksaan rutin dan penanganan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat bencana.

Di sektor infrastruktur, Pemko segera melakukan pembersihan material longsor dan lumpur. Normalisasi sungai dan pengecekan drainase dilakukan untuk mencegah potensi bencana susulan.

Editor : Armed
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH