IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Refleksi Satu Tahun Sakato,Antara Tantangan Pembangunan dan Efisiensi Anggaran

Refleksi Satu Tahun Sakato,Antara Tantangan Pembangunan dan Efisiensi Anggaran
Refleksi Satu Tahun Sakato,Antara Tantangan Pembangunan dan Efisiensi Anggaran
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

LIMA PULUH KOTA - Satu tahun H.Safni dan Ahlul Badrito Resha sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, menjadi fase penting dalam peletakan pondasi arah pembangunan berkelanjutan Lima Puluh Kota untuk Lima tahun kedepan.

Pasca dilantik 20 Februari 2025, Bupati H.Safni dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha atau sering disebut pasangan Sakato, bergerak cepat memetakan potensi SDM dan SDA yang ada untuk mewujudkan Kabupaten Lima Puluh Kota yang maju dan mandiri.

Fokus pembangunan di tahun pertama ini berada pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, peternakan dan ekonomi kerakyatan. Selain itu, tentu juga perhatian terhadap pelayanan publik, kondisi sosial masyarakat dan pekerja rentan serta keagamaan.

Kegigihan Bupati untuk mewujudkan berbagai capaian itu terlihat sejak awal kepemimpinan dengan melakukan komunikasi intensif antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat melalui kementerian dan lembaga serta Anggota DPR RI asal Sumatera Barat.

Dan Terlihat dari komitmen Bupati Safni untuk kemajuan Lima Puluh Kota juga tampak, sejak awal dimana dirinya dan wabub menolak membeli mobil dinas yang baru seharga miliaran rupiah. Hebatnya, Bupati dengan lantang menyebut agar anggaran pembelian mobil dinas dialihkan untuk membeli alat berat eskavator. Mengingat Lima Puluh Kota termasuk daerah yang rawan bencana alam.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Bolak balik Lima Puluh Kota-Jakarta, tanpa mengenal lelah dilakukan Bupati untuk meyakinkan Pemerintah Pusat terhadap berbagai potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan ditopang dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dimiliki Kabupaten Lima Puluh Kota.

Termasuk menyampaikan terkait kondisi infrastruktur jalan, jaringan irigasi, serta normalisasi aliran sungai. Kemudian terkait pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di IKK (Ibu Kota Kabupaten) Sarilamak, yang sangat mendesak untuk dilakukan. Juga terkait dengan persoalan kondisi jalan Payakumbuh-Lintau yang sangat buruk.

Tak hanya sektor kesehatan, Bupati Safni juga membawa wacana besar dalam bidang pendidikan, rencana pembangunan SMA Taruna Nusantara dan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lima Puluh Kota. Kemudian terkait kelanjutan pembangunan Monumen Bela Negara di Koto Tinggi.

Editor : Medio Agusta
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH