IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Subuh Mubarak UNP Pagi: Menjadikan Ramadan Momentum Perbaikan Diri

Kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (13/3) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang. Foto ET.
Kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (13/3) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang. Foto ET.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Ramadan itu berdampak dalam pekerjaan yakni ikhlas bekerja karena Allah, menjadi pribadi yang jujur dan amanah dalam bekerja, dan menjadi pribadi yang disiplin dalam bekerja.

Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang, yang diwakili oleh Sekretaris Universitas Prof. Dr. Erian Joni, S.Sos., M.Si. dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (13/3) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang.

"Sepuluh hari terakhir dilaksanakan kegiatan iktikaf di Masjid Al-Azhar dan Sivitas Akademika Universitas Negeri Padang akan memasuki masa libur," jelas Prof. Dr. Erian Joni, S.Sos., M.Si.

Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Erian Joni, S.Sos., M.Si. menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Islami Azmam, S.H. sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan pada Jumat pagi ini.

Kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan setiap Jumat pagi dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Direktur, Dekan, Direktur Sekolah, Wakil Dekan, Wakil Wakil Direktur, Kepala Departemen, Koordinator Program Studi, Kepala UPT, mahasiswa, dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.

Jamaah Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang.
Jamaah Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang.


Ustaz Islami Azmam, S.H. dalam ceramahnya bertopik "Ramadan sebagai Momentum Perbaikan Diri dalam Bekerja" menyampaikan bahwa di dalam surat Al-Baqarah ayat 183, yang artinya berbunyi:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa".


"Dalam sejarah umat manusia, puasa juga diwajibkan pada umat-umat sebelum umat Nabi Muhammad seperti pada umat Yahudi, pada umat Nasrani," jelas Ustaz Islami Azmam, S.H.

Lebih lanjut, Ustaz Islami Azmam, S.H. menjelaskan bahwa pelaksanaan ibadah puasa juga dijelaskan dalam Surat Albaqarah ayat 187 yang artinya "Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka, sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Akan tetapi, jangan campuri mereka ketika kamu (dalam keadaan) beriktikaf di masjid. Itulah batas-batas (ketentuan) Allah. Maka, janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa."

Pada kesempatan itu, Ustaz Islami Azmam, S.H. mengemukakan bahwa setiap pekerjaan mulailah dengan membaca bismillah hirrahmah nirrahiim dengan penuh keikhlasan semata karena Allah maka kita tetap mengontrol kebaikan untuk setiap pekerjaan kita.

"Puasa mengajarkan kita menjadi pribadi yang jujur dan amanah. Puasa adalah ibadah kejujuran yang semata-mata hanya diri sendiri dan Allah yang tahu. Kejujuran dan amanah ini perlu diimplementasikan dalam kehidupan di mana pun dan kapan pun," tambah Ustaz Islami Azmam, S.H.

Ustaz Islami Azmam, S.H. juga menjelaskan bahwa kejujuran adalah hal pokok dalam kehidupan. "Orang tua pada masa lalu di Minangkabau selalu mengingatkan anak-anak yang akan merantau agar kejujuran sebagai pokok harus dipegang teguh dan tidak hilang, sedangkan modal bisa diperoleh dari orang lain asal modal kejujuran masih dimiliki," tambah Ustaz Islami Azmam, S.H. (ET)

Editor : Ermanto
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH