"Saya meletakkan jabatan dan mundur sebagai ASN, karena maju sebagai calon wakil bupati di Pemilihan Kepala Daerah. Saya mohon pamit dan minta maaf kepada semua jajaran di Pemkab Solsel, terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam tugas selama ini," ujarnya.

H. Yulian Efi setelah perpisahan karena mundur sebagai Sekdakab. Solsel dan ASN, menyerahkan ased Pemda Solsel yang dipakainya melalui Asisten I, Sekdakab. Dr. H. Fidel Efendi disaksikan Kepala Bapeda, Dr. Yul Amri dan pejabat Bagian Umum kantor bupati di lobi kantor setempat, Rabu (23/9/2020).
Lelaki yang hobi main tenis dan badminton ini, lulus sebagai CPNS tahun 1993 di Pemda Agam. Selanjutnya menjalankan karir di Dinas PU Provinsi Sumbar hingga ke kantor gubernur pada Bidang Pusat Data dan Elektronik (PDE) dan Biro Humas.
Berbagai posisi penting dijabat oleh Yulian Efi sebelum jabatan terakhir sebagi Sekdakab, yaitu, Kabid Fisik Bappeda Solsel, Kabag Ekbag, Kepala Kantor KPUP, Kadis Koperindag, Kepala BPBD, Kepala ESDM dan Kepala BKD.
"Itu perjalanan karir saya sebagai ASN, sebelum saya memilih pensiun sebelum waktunya. Maju pada Pilkada sudah menjadi keputusan untuk lebih bisa mengabdi bagi Solok Selatan,"ungkapnya.

Doa bersama saat perpisahan H. Yulian Efi (Tengah) sebagai Sekdakab. Solsel dan ASN karena maju pada Pilkada Solsel sebagai Calon Wakil Bupati Solsel di aula Tangsi Ampek, Rabu (23/9/2020).
Dia mengatakan, pengabdiannya di Solsel dimulai pada 3 maret 2004, bersamaan dengan beberapa ASN lainnya, seperti pak Fidel Efendi (Asisten I) , Erwin Ali (Ikut menjadi Cabup Solsel), Evi Thomas, Yolni, Ernita Jumarni, serta teman teman lainnya.
Editor :






