IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Kuliner Halal, Potensi Besar Padang Menuju Kota Gastronomi

Peneliti sekaligus pengembang roadmap ekonomi kreatif, yang merupakan Dosen Universitas Negeri Padang Prof. Abna Hidayati, M.Pd. Ist.
Peneliti sekaligus pengembang roadmap ekonomi kreatif, yang merupakan Dosen Universitas Negeri Padang Prof. Abna Hidayati, M.Pd. Ist.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Beragam kuliner halal yang ada di Kota Padang berpotensi menjadikan keunikan tersendiri bagi kota tersebut yang saat ini sedang berjuang untuk menjadi Kota gastronomi pertama di Indonesia.

“ Kota Padang memiliki beragam kuliner halal baik berupa makanan ringan, lauk pauk yang berasal dari beragam olahan daging dan ikan yang dikenal memiliki kelezatan tinggi,” kata peneliti sekaligus pengembang roadmap ekonomi kreatif, yang merupakan Dosen Universitas Negeri Padang Prof. Abna Hidayati, M.Pd, di Padang, Kamis (30/4/2026).

Menurut Prof Abna peneliti bidang creative thinking serta tim ahli dalam pengembangan roadmap ekonomi kreatif provinsi Sumbar, menjelaskan bahwa kuliner halal dan ragam potensi budayanya menjadi satu potensi besar Kota Padang untuk melangkah menuju kota gastronomi. Saat ini Kota Padang Sumbar, sedang mempersiapkan diri menjadi kota gastronomi yang akan di usulkan ke Unesco.

Prof Abna menjelaskan Kota Padang memiliki identitas kuliner khas, ekosistem pangan lokal, budaya makan, dan daya tarik wisata berbasis makanan yang menjadi unggulan terpilihnya kota yang terkenal dengan rumah makan Padangnya itu menjadi kota gastronomi. Salah satu unggulan gastronomi Padang adalah kuliner halal. Hal bisa menjadi keunggulan sendiri karena kuliner halal banyak dimiliki daerah tersebut.

Selain itu, menurut Prof Abna filosofi budaya yang kuat yakni adat basandi syarak, dan syarak bersendikan kitabullah (agama) merupakan dasar yang kuat kuliner halal tersebut berkembang di Padang. Terkait banyaknya ragam etnis di Kota Padang, tidak menjadi kendala untuk pengembangan kuliner halal tersebut.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Kota Padang memiliki beragam etnis ada Minang, India, Tionghoa, dan Nias serta lainnya, namun meski demikian kuliner halal sangat mudah ditemukan di berbagai lokasi,” kata Prof Abna.

Saat ini menurut Abna belum ada kota di Indonesia yang secara resmi diakui oleh UNESCO sebagai City of Gastronomy (Kota Gastronomi) dalam jaringan UNESCO Creative Cities Network (UCCN), dan Kota Padang memiliki potensi besar untuk dikenal sebagai Kota Gastronomi pertama di Indonesia dan salah satu ciri khasnya adalah kuliner halal.

Hal yang perlu dilakukan menurut Abna yang juga penggiat ekonomi kreatif tersebut adalah menguatkan kolaborasi semua unsur, baik pemerintah, komunitas, akademisi, pengusaha dan media untuk sama sama mewujudkan hal tersebut.

“Semua orang sudah mengenal masakan Padang, wisata dan budayanya, tinggal mengkolaborasikan ini sehingga Padang menjadi Kota Gastronomi, khususnya kuliner halal,” kata Abna. (MR)

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH