JAKARTA - SMAN 2 Padang patut berbangga. Pasalnya, alumni SMAN 2 Padang Aziz Syamsuddin resmi dilantik menjadi salah seorang Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Selasa (1/10) malam di Gedung MPR/DPR/DPD Komplek Parlemen Senayan Jakarta. Aziz duduk menjadi wakil ketua direkomendasikan Partai Golkar sebagai partai pemenang kedua Pileg 2019 baru lalu.
Selain Aziz, yang angkatan 1989, ada juga alumni SMAN2 Padang lainnya, John Kenedy Azis (JKA) yang dilantik menjadi Anggota DPR RI untuk yang kedua kalinya. JKA berhasil duduk menjadi Anggota DPR RI sama dengan Aziz, dari Partai Golkar dengan daerah pemilihan Sumbar 2.
Dalam jajaran yang baru saja resmi dilantik tersebut, Aziz akan duduk berdampingan dengan tiga wakil ketua lainnya, yakni Sufmi Dasco Ahmad dari Partai Gerindra, Rachmat Gobel yang mewakili Nasdem serta Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dari PKB.
Ke-empat wakil akan bekerja dengan Ketua DPR perempuan pertama, yakni Puan Maharani dari PDIP, sebagai partai yang berhasil mendulang suara terbanyak dalam pemilihan legislatif beberapa bulan yang lalu.
Sekretaris Jenderal Alumni SMAN 2 Padang Nofrialdi biasa dipanggil Nofi Sastera, kepada BERITAMINANG.com, Rabu pagi menyebutkan, merasa bangga dan terharu atas prestasi politik Aziz Syamsuddin. Ia berharap, Aziz bisa sukses menjadi pimpinan DPR RI lima tahun mendatang bersama unsur pimpinan lainnya.
Nofi menyebutkan, sebagai politikus Aziz memang sudah lama diperhitungkan baik di tubuh Partai Golkar khususnya maupun secara nasional. Perjalanan Aziz Syamsuddin di parlemen berawal pada tahun 2004 saat Fraksi Golkar menempatkan pria kelahiran 31 Juli 1970 di Komisi III DPR RI. Komisi tersebut membawahi Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Kemanan. Pada periode yang sama, Aziz juga menjadi Wakil Ketua Komisi III dalam usia 34 tahun.
Sebelum melangkah masuk ke komplek parlemen, Aziz telah mengantongi sederet gelar akademik yang dia raih setelah merampungkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana. Dia juga memiliki gelar magister dari University of Western Sydney, Australia, serta magister hukum dari Universitas Padjajaran Bandung.
Dalam masa periode pertamanya di DPR RI, dia merampungkan studi doktoral di bidang hukum dari Universitas Padjajaran pada tahun 2007.
Sebelum masuk ke Senayan, Aziz mengawali karir sebagai seorang konsultan di American International Assurance (AIA), yang merupakan sebuah perusahaan asuransi jiwa dan kerugian, pada tahun 1993. Pada saat itu, dia telah mengantongi ijazah dan titel Sarjana Ekonomi di belakang namanya yang diraih dari Universitas Krisnadwipayana Jakarta.
Editor : Berita Minang






