Ia menjelaskan, terkait inti cerita dalam film Sang Muadzin ini yaitu kisah seorang anak yang rajin shalat subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya. Setiap subuh dengan menggunakan sepedanya ia pun menuju masjid untuk melakukan adzan dan iqamat. Tak lupa, dalam perjalanan seorang anak yang bernama Nino di film itu meneriaki rumah ke rumah untuk membangunkan rekan sejawatnya.
"Insya Allah pak Mahyeldi juga kita mintakan untuk dapat ambil bagian dalam film Sang Muadzin ini. Beliau kita minta memberikan ceramah singkat atau kuliah tujuh menit (kultum) dalam film tersebut. Kita tentu berharap, semoga semua rangkaian proses pembuatan film ini berjalan lancar dan sukses serta bermanfaat bagi semuanya. Direncakan film ini akan tayang pada awal Juni 2020," tukas Raymond.(David/Hum)
Editor : Berita Minang






