IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Sambut Akhir Tahun, Taman Budaya Sumbar Gelar Festival Marah Roesli dan Wesvae

Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat, M. Devid (tengah) dan Kepala Seksi Produksi dan Kreasi Seni Budaya Taman Budaya Sumbar, Ade F. Dira (kanan) dalam jumpa pers,  Selasa (16/12/2025) sore. Foto: Rokcalva/BeritaMinang
Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat, M. Devid (tengah) dan Kepala Seksi Produksi dan Kreasi Seni Budaya Taman Budaya Sumbar, Ade F. Dira (kanan) dalam jumpa pers, Selasa (16/12/2025) sore. Foto: Rokcalva/BeritaMinang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Penghujung tahun 2025 ini, Dinas Kebudayaan Sumatra Barat melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Sumatera Barat menutup kegiatan seni dan kebudayaan dengan dua perhelatan besar, Festival Sastra Marah Roesli dan pameran seni rupa West Sumatera Visual Art Exhibitions (Wesvae).

Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat, M. Devid, menyampaikan bahwa keddua kegiatan merupakan rangkaian dalam satu benang konseptual untuk merespons perkembangan kebudayaan dan dinamika sosial di Sumatera Barat maupun Indonesia secara lebih luas.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Ada dua kegiatan besar di akhir tahun 2025 ini, yakni Pameran Wesvae dan Festival Sastra Marah Roesli.,” ujar Devid dalam konferensi pers di Laga-laga Taman Budaya Sumbar, Selasa (16/12/2025) sore.

Pameran Wesvae resmi dibuka pada Selasa malam, 16 Desember 2025 dan berlangsung hingga 30 Desember 2025 yang dihadiri ratusan pengunjung dari pelbagai kalangan.

Tahun ini, Wesvae mengusung tema “Hulu” yang dimaknai sebagai titik mula pembacaan persoalan, baik yang bersumber dari alam, sejarah, maupun struktur sosial. Pameran tersebut dikuratori oleh Iswandi Bagindo Parpatih dan Dio Pamola.

Sebanyak 37 perupa dari berbagai daerah ambil bagian dalam Wesvae, di antaranya berasal dari Sumatera Barat, Aceh, Riau, Jakarta, Yogyakarta, hingga Kalimantan Selatan. Karya-karya yang dipamerkan menghadirkan beragam medium dan pendekatan visual yang merefleksikan relasi manusia dengan alam, ingatan kolektif, serta kondisi sosial yang paradoksal.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH