Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian Sekretariat Daerah Pasaman Barat, Endang Rirpinta, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah daerah menargetkan produksi jagung sebesar 193.092 ton, dengan target luas tanam mencapai 33.446 hektare.
“Gerakan ini diawali dengan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Bandarejo, Nagari Lingkuang Aua, di atas lahan seluas dua hektare,” ungkapnya.
Melihat tingginya partisipasi petani dan peningkatan produksi jagung di Pasaman Barat, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam penyediaan gudang pengolahan dan penampungan hasil panen.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Pemerintah daerah akan memastikan harga jual jagung tetap menguntungkan bagi petani, meskipun produksi meningkat setiap tahunnya,” tutup Endang.
Editor : Berita Minang







