LIMA PULUH KOTA - Sinkhole atau lubang runtuh yang muncul tiba-tiba dalam sawah di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, sejak Minggu lalu (4/1/2026), masih mengeluarkan air. Secara kasat mata dan difoto dengan kamera, air tersebut seperti berwarna biru. Tapi saat diambil justru sangat bening dan jernih sekali.
Sepasang suami-istri yang datang ke lokasi sinkhole pada Selasa siang (6/1/2026), meminta bantuan kepada anggota Linmas Situjuah Batua, Defi Guswanto, mengambil air di dalam sinkhole, menggunakan bekas kotak air mineral. Setelah diambil, air yang tampak jernih dan bening mereka minum di hadapan pengunjung lain.
Sesaat sebelumnya, Kepala Bidang Geologi di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Inzuddin, juga terpantau melihat air yang keluar dari dalam sinkhole. Inzuddin melihat sinkhole itu bersama Kepala Jorong Tepi, Salmi, dan TNI-Polri yang setiap hari berjaga di lokasi.
Sebelumnya, anggota DPRD M. Fajar Rillah Vesky, meminta BPBD Limapuluh Kota, menyurati Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian ESDM, untuk meneliti sinchole di Situjuah Batua. "Sehingga dengan kajian dari ahli, pemda bisa beri solusi dan ambil langkah antisipatif. Supaya warga tak cemas dan tak muncul spekulasi liar," kata Fajar Vesky.
Editor : Medio Agusta






