Berdasarkan analisis Badan Geologi, kejadian amblesan atau fenomena sinkhole di Situjuah Batua, diawali oleh terbentuknya rekahan pada permukaan lapukan batuan tuff, dengan alas batu gamping malihan yang kedap air (impermeable).
Rekahan ini berfungsi sebagai media masuknya air ke dalam tanah.
Air yang mengalir pada rekahan tanah tersebut memicu terjadinya proses erosi buluh. Akibat erosi buluh terbentuk rongga di bawah tanah, yang diikuti dengan runtuhnya tanah permukaan dan membentuk sinkhole (analisis Badan Geologi, 2026).
Berdasarkan kesimpulan ini. Badan Geologi, Kementerian ESDM menyampaikan tiga rekomendasi. Pertama, lubang yang terbentuk pada sinkhole dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan air dengan membuat pagar pengaman di sekitar lubang.
Editor : Medio Agusta






