IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Fenomena Alam Sinkhole di Situjuah, Mengeluar Air dan Berwarna Biru,Begini Tanggapan Badan Geologi

Sinkhole atau lubang runtuh  yang muncul tiba-tiba dalam sawah di  Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, sejak Minggu lalu (4/1/2026), Foto : Dok Frv
Sinkhole atau lubang runtuh yang muncul tiba-tiba dalam sawah di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, sejak Minggu lalu (4/1/2026), Foto : Dok Frv
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Berdasarkan analisis Badan Geologi, kejadian amblesan atau fenomena sinkhole di Situjuah Batua, diawali oleh terbentuknya rekahan pada permukaan lapukan batuan tuff, dengan alas batu gamping malihan yang kedap air (impermeable).

Rekahan ini berfungsi sebagai media masuknya air ke dalam tanah.

Air yang mengalir pada rekahan tanah tersebut memicu terjadinya proses erosi buluh. Akibat erosi buluh terbentuk rongga di bawah tanah, yang diikuti dengan runtuhnya tanah permukaan dan membentuk sinkhole (analisis Badan Geologi, 2026).

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kesimpulannya, Badan Geologi menyatakan, fenomena alam sinkhole di kawasan Pertanian Pombatan, Situjuah Batua, terjadi karena proses erosi buluh dan tidak terjadi secara mendadak. Proses ini terjadi pada batuan berbutir halus dengan intensitas hujan tinggi. Proses pembentukan sinkhole ini berbeda dengan proses pembentukan sinkhole pada batu gamping.

Berdasarkan kesimpulan ini. Badan Geologi, Kementerian ESDM menyampaikan tiga rekomendasi. Pertama, lubang yang terbentuk pada sinkhole dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan air dengan membuat pagar pengaman di sekitar lubang.

Editor : Medio Agusta
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH