LUBUK ALUNG - Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan program Program Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM) di Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata sinergi perguruan tinggi dengan masyarakat dalam mengangkat potensi lokal agar memiliki nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.
Program yang diketuai oleh Prof. Dr. Rahadian Zainul, S.Pd, M.Si ini secara khusus menyasar peningkatan keterampilan masyarakat, terutama kelompok perempuan tani, dalam mengolah hasil kelapa yang melimpah di daerah tersebut. Melalui penerapan teknologi ekstraksi santan modern, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk kelapa lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Nagari Sikabu.
Dengan mengusung tema “Optimasi Teknologi Ekstraksi Santan oleh Wanita Kelompok Tani di Nagari Sikabu Lubuk Alung untuk Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Minyak Kelapa Lokal”, program ini melibatkan secara aktif Kelompok Wanita Tani (KWT) Sikabu sebagai mitra utama. Selama periode pelaksanaan yang berlangsung sejak Juli hingga September 2025, sebanyak 20 orang anggota KWT mengikuti rangkaian pelatihan dan praktik intensif yang terstruktur.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis dalam memproduksi Virgin Coconut Oil (VCO) yang higienis dan bernilai tinggi, tetapi juga memperkenalkan pembuatan produk turunan berupa sabun herbal VCO. Dengan pendekatan partisipatif, program ini dirancang agar anggota KWT tidak sekadar menjadi penerima manfaat, melainkan juga dapat mengembangkan inovasi produk dan strategi pemasaran yang kompetitif.
“Program ini kami hadirkan untuk menjawab tantangan rendahnya nilai jual produk kelapa di tingkat petani. Dengan pelatihan teknologi ekstraksi santan modern, kami berharap ibu-ibu KWT mampu menghasilkan produk berkualitas yang bisa bersaing di pasar lokal maupun nasional,” ujar Prof. Rahadian dalam sambutannya.
Ruang Lingkup dan Tujuan Program
Melalui program ini, tim Universitas Negeri Padang (UNP) menghadirkan pelatihan penerapan teknologi ekstraksi santan modern. Peserta, khususnya ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT), dilatih menghasilkan Virgin Coconut Oil (VCO) yang jernih, higienis, dan bernilai jual lebih tinggi.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada pembuatan sabun herbal berbahan dasar VCO. Produk turunan ini dipilih karena bernilai ekonomi, ramah lingkungan, dan memiliki prospek besar untuk dipasarkan lebih luas, baik di tingkat lokal maupun regional.
Program ini menggunakan pendekatan partisipatif. Para anggota KWT tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, praktik langsung, hingga merancang strategi sederhana untuk pengemasan dan pemasaran produk. Dengan cara ini, keterampilan yang diperoleh dapat benar-benar diterapkan secara mandiri.
Editor : Marjeni Rokcalva






