“Tradisi ini bukan hanya soal melestarikan adat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan. Semua elemen masyarakat terlibat, mulai dari ninik mamak, bundo kanduang, hingga generasi muda. Ini bukti bahwa budaya kita masih hidup dan relevan dengan kondisi saat ini,” ujarnya.
Dia juga menyebut, adat dan tradisi Minangkabau akan tetap bertahan selama ada komitmen dari semua pihak untuk menjaganya.
“Kalau kita memegang adat, maka nagari akan kuat dan harmonis,” katanya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ketua Panitia Pelaksana Bundo Zulfida menjelaskan bahwa persiapan kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, antusiasme warga menjadi faktor utama suksesnya acara ini.“Kami melihat semangat masyarakat luar biasa. Mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga penutupan, semua saling membantu. Ini yang menjadi kekuatan kita dalam melestarikan budaya,” ungkapnya.
Editor : Medio Agusta






