IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pelestarian Adat Jadi Nyata, Satu Nagori Satu Event Warnai Payakumbuh

Pelestarian Adat Jadi Nyata, Satu Nagori Satu Event Warnai Payakumbuh
Pelestarian Adat Jadi Nyata, Satu Nagori Satu Event Warnai Payakumbuh
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

“Covid-19 sudah mengubah pola pikir kita semua. Mau tidak mau, suka tidak suka, zaman sudah berubah dengan sangat cepat. Kalau kita tidak bergerak, budaya kita akan semakin terpinggirkan. Program ini menjadi salah satu cara kita memperkuat akar budaya,” kata Wawako Elzadaswarman.

Menurutnya, digitalisasi tidak harus dianggap sebagai ancaman, melainkan bisa menjadi sarana memperkenalkan budaya lokal ke audiens yang lebih luas.

“Kita ingin anak-anak muda merasa bangga dengan budaya mereka sendiri. Melalui kegiatan seperti ini, mereka melihat langsung nilai-nilai adat dan ikut serta dalam melestarikannya. Kalau kita hanya bicara tanpa aksi, lama-lama budaya kita hanya tinggal cerita,” ujarnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Elzadaswarman menegaskan, keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah kota, kata dia, hanya berperan sebagai fasilitator.

“Budaya itu akan hidup kalau dipraktikkan bersama-sama, bukan hanya ditonton. Pemerintah siap mendukung penuh selama masyarakat juga berkomitmen menjaga warisan budaya ini,” tutupnya.

Editor : Medio Agusta
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH