“Apalagi, sarana olahraga kita sangat minim. Untuk itu, prestasi olahaga harus ditunjang sarana yang representatif. Semoga, masalah kepemudaan dan olahraga ini, dapat menjadi perhatian penuh para wakil rakyat di DPRD Bukittinggi khususnya Komisi 2,” harap Nenta.
Menanggapi paparan Kadis Pora, Anggota Komisi 2 Hj. Elfianis dan Andi Putra menyarankan agar sarana Youth Space dapat merangkul tokoh-tokoh pemuda sebagai penggeraknya Kemudian, pemuda bisa diajari enterprener atau wirausaha.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Artinya, Dispora dapat menginventarisir kebutuhan pemuda. Kemudian, melaksanakan aksi daerah di bidang kepemudaan. Aksi program kepemudaan juga dapat menyentuh mulai siswa SMA,” ungkap Elfianis dan Andi.( Yus ))
Editor : Medio Agusta






