Lebih lanjut Amrizal menambahkan, tentang prestasi olahraga Kota Bukittinggi yang sudah meningkat,namun sarananya sangat minim. “Sarana jauh dari standar dan sangat minim. Atlet aslI Bukittinggi juga sangat minim dan banyak dari luar.
Untuk itu Amrizal berharap KONI Bukitttiggi yang baru bisa mengevaluasi sesuai harapan kita, tambah Amrizal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi, Nenta Oktavia, menjelaskan, pihaknya ingin program kepemudaan bisa berkolaborasi dengan seluruh OPD atau beririsan.
Nenta menyebutkan, Bukittinggi membutuhkan sarana olahraga demi pengembangan olahraga daerah kedepannya. Mungkin, sarana olahraga itu bisa dalam bentuk Sport Center dan sebagainya.
Editor : Medio Agusta






