"Enam ruas jalan tol dengan total panjang 596 km telah beroperasi, dan 7 ruas jalan tol sepanjang 361 km sedang dalam konstruksi. Sisanya, terdapat 4 ruas sepanjang 582 km memasuki Rencana Tahap II, 5 ruas sepanjang 657 km memasuki Rencana Tahap III, dan 6 ruas sepanjang 553 km memasuki Rencana Tahap IV," jelas Menteri Basuki.
Pada tahun 2024, Kementerian PUPR menargetkan operasional JTTS Koridor Utama antara lain Kuala Tanjung -- Tebing Tinggi -- Parapat (sebagian Seksi 2 -- Seksi 4), Binjai -- Langsa Seksi 2, Kisaran -- Indrapura, Padang -- Pekanbaru (Bangkinang -- Pangkalan), Sigli -- Banda Aceh Seksi 1, Betung- Jambi Seksi Bayung Lencir -- Tempino, Padang -- Pekanbaru (Padang -- Sicincin), dan Binjai -- Langsa (Seksi 3).
Salah satunya termasuk Jalan Tol Pekanbaru-Padang, Seksi 1 Padang-Sicincin sepanjang 36,6 km yang akan menghubungkan provinsi Sumatera Barat dan Riau. Menurut Menteri Basuki, kecepatan pembangunan Jalan Tol Pekanbaru -- Padang membutuhkan dukungan pemerintah daerah.

Harapan Menteri PUPR itu disambut Gubernur dengan kerja nyata. Dijelaskan Gubernur, adapun sebagian kecil tanah yang belum dibebaskan tersebut, saat ini sudah berada dalam tahap penyelesaian oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
"Kemudian ada beberapa titik yang perlu kita koordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Pariaman sekaitan dengan exit tol. Selanjutnya, tinggal bagaimana HK bisa memaksimalkan progres pengerjaan, karena sebagian besar permasalahan tanah sudah tuntas," jelas Gubernur Mahyeldi.
"Beliau juga memerintahkan Balai Jalan untuk segera mereview desain penataan Kelok Sembilan. Sekaitan Fly Over Sitinjaulauik, sudah kita tanyakan juga. Prosesnya saat ini sudah berjalan di Kementerian Keuangan," ungkap Gubernur Mahyeldi.
Mahyeldi berharap seluruh rencana pembangunan proyek infrastruktur strategis di Sumatera Barat dapat berjalan sesuai harapan. Atas dasar itu, ia meminta agar komunikasi dan koordinasi antar pemerintah daerah dapat selalu lancar.
"Insyaallah, saya juga sudah sampaikan kepada bapak Menteri bahwa secara berkala saya akan meninjau langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh pelaksanaan benar-benar maksimal," pungkas Mahyeldi.
Editor : Marjeni Rokcalva






