PADANG - Sejak dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Kamis, 25 Februari 2021 pagi, di Istana Negara Jakarta, duet Mahyeldi dan Audy Joinaldy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatra Barat (Sumbar), mulai bekerja membenahi segala sektor yang porak-poranda diterjang pandemi Covid-19 di Sumbar.
Usai dilantik, keduanya menyatakan akan langsung bekerja untuk masyarakat di Sumatera Barat sebagaimana program 100 hari yang menjadi janji kampanye mereka.
"Insya Allah dalam waktu 100 hari sesuai dengan komitmen ketika kampanye, kami akan melakukan yang pertama sekali, mempersiapkan segera untuk RPJM Provinsi Sumatera Barat 2021-2024," ujar Mahyeldi dalam keterangan pers secara virtual yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden Kamis (25/2/2021).
"Kemudian kita prioritaskan bagaimana untuk penanganan Covid-19 dan kemudian selanjutnya penguatan ekonomi masyarakat," lanjutnya.
Program lain yang segera dijalankan yakni penguatan UMKM dan pemberian kemudahan mendapatkan modal usaha bagi kalangan UMKM yang ada di Sumatera Barat.

Pasangan ini juga melakukan terobosan mencetak atau melahirkan 100.000 milenial entrepreneur hingga 2024 dan mendorong kalangan anak muda menjadi bisnismen baru dalam berbagai bidang.
Janji tersebit seiring waktu, terbukti. Bahkan, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengatakan atas kolaborasi bersama dengan seluruh pihak dalam merealisasikan visi daerah "Menjadi Provinsi Terkemuka Berbasis Sumber Daya Manusia yang Agamais pada Tahun 2025" kinerja Pemprov Sumbar berhasil mendapatkan respon positif dan segudang perhargaan dari Pemerintah Pusat.
Dan di hari jadi Sumbar ke-78 yag diperingati di Gedung DPRD Sumbar dalam sidang paripurna istimewa, Minggu (1/9/2023), Gubernur Mahyeldi menyampaikan sejumlah keberhasilan Pemprov yang mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Pusat, baik Presiden langsung maupun dari kementerian/lembaga, di hadapan para undangan yang hadir.
Editor : Berita Minang






