Atas prestasi yang ditorehkan Kota Sawahlunto dan daerah lainnya, Kemen PPA menganugerahi penghargaan untuk 360 kabupaten-kota Layak (KLA) 2023. 19 diantaranya merupakan peraih predikat Utama dari Sumatera Barat yakni, Kota Sawahlunto, Kota Padang, dan Kota Padangpanjang.
Penghargaan KLA Utama untuk Kota Sawahlunto diterima langsung Walikota H.Deri Asta disaksikan para pejabat dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, tak terkecuali Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Sementara dari Sawahlunto hadir Kadis Sosial PMDPPA Efrianto, Kadisdisduk Andi Rastika, Kadis Kesehatan dr. Ranu Vera Mardianti, Ketua P2TP2A Hj.Neldadwenti Zohirin, Kabid PPA Rina Nasri, Kasi Bidan Perempuan Evra, Kasi KLA dan Perlindungan Anak Nia Prima Shartika, Gugus Tugas KLA diwakili Gusneli, dan sejumlah staf lainnya.
Menteri PPA I Gusti Ayu Bintang Puspayoga dibagian sambutannya mengatakan, tahun ini ada peningkatan signifikan dimasing-masing katagori peraih anugerah dari tahun sebelumnya. Hal itu mencerminkan tingginya komitmen para pemimpin di daerah serta pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan terwujudnya pemenuhan hak dan pelindungan anak di wilayah masing-masing.
I Gusti Ayu Bintang Prayoga menambahkan, pencapaian KLA yang diperlukan adalah bagaimana pentingnya pemenuhan hak dan perlindungan anak. Sinergi, kolaborasi, dan kerjasama semua pihak yang terkait akan jadi kunci dalam mewujudkan kabupaten/kota layak anak tersebut.

Walikota Sawahlunto H. Deri Asta usai penerimaan penghargaan oleh Kemen PPA menyebutkan, peghargaan KLA Utama yang diperoleh merupakan hasil perjuangan dan kerja keras, sinergitas dan kolaborasi yang dilakukan secara bersama-sama.
"Alhamdulillah, ini adalah hadiah untuk masyarakat Kota Sawahlunto, untuk kita semua, yang sudah merindukan katagori KLA Utama. Semua ini bisa diraih berkat kerjasama saling bersinergi, kolaborasi, dan berinovasi, untuk meraih yang terbaik untuk kota yang kita cintai ini sebagai kota ramah anak dan yang berkomitmen memperhatikan pemenuhan hak dan perlindungan anak-anak generasi Sawahlunto kedepan." ungkap Deri Asta.
"Saya mengingatkan, kita jangan terlalu merasa puas setelah meraih KLA Utama ini. Tetapi masihbada jalan panjang yang harus disiapkan yakni, bagaimana mempertahankan dan melanjutkannya hingga kita mampu meraih KLA Paripurna di tahun depan." ungkapnya.***
Editor :






