Dikarenakan namanya luhak tanah datar bukan berarti daerahnya datar, melainkan melengkung akibat berada dilereng gunung berapi dan daerahnya juga berbukit bukit. Selain itu, luhak tanah datar ini dilambangkan dengan marawa atau bendera berwarna kuning yang melambangkan masyarakat yang ramah, suka damai,, dan berjiwa sabar.
Yang kedua bernama luhak agam atau disebut juga sebagi luhak nan tangah. Wilayah ini juga memiliki filosofi yaitu, “buminyo angek, aianyo karuah, ikannyo lia.” Wilayah ini juga dikenal sebagai masyarakat yang emosional. Meskipun dianggap sebagai bumi yang panas, tetapi sebagian wilayah di agam suhunya dingin, yang dekat dengan gunung merapi dan gunung singgalang.
Sedangakan wilayah yang panas bernama lubuak basuang. Warna bendera pada luhak ini ialah warna merah dimana menyimbolkan masyarakat atau penduduk yang keras, berani, emosional dan suka berkelahi.
Tadi daerah darek, kini kita masuk ke daerah rantau. Sesuai dengan masyarakat minangkabau yang dinamis, penduduk mulai keluar dari wilayah ini untuk mencari kehidupan baru, nah inilah disebut dengan daerah rantau.







