SUNGAI AUR - Tim Pengabdian Masyarakat dari Prodi Teknologi Pendidikan UNP melakukan pengabdian masyarakat bertajuk penguatan branding dan publikasi Kawasan wisata beringin Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat melalui website dan media social di Kenagarian Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat Sabtu dan MInggu (1-2) Agustus 2026.
Kegiatan Pengabdian masyarakat terintegrasi prodi dan nagari tersebut berhasil merumuskan tagline dan branding wisata beringin” satu akar seribu harapan” branding ini diharapkan mampu digaungkan dan menjadikan Kawasan wisata beringin semakin diminati dan dikunjungi masyarakat.
Kawasan wisata beringin merupakan wisata alam dan religi terpadu yang berlokasi di jalan lintas Sumbar-Sumut berjarak 180 KM dari Kota Padang. Lokasi Kawasan wisata religi ini di pinggir jalan lintas yang sudah dikunjungin oleh warga lokal maupun daerah lain yang ingin menikmati Kawasan wisata alam. Pengunjung dapat menikmati objek wisata Kawasan pohon beringin yang berusia lebih dari 100 tahun dan juga sebuah masjid tua di Kawasan tersebut sambil menikmati makanan khas daerah setempat.
Menurut tokoh masyarakat setempat H. Yulnefri, Masjid Raya Sungai Aur merupakan masjid tua yang diinisiasi oleh murid ayah dari Buya Hamka yakni Tengku Hasyim. Menurut H. Yulnefri sekitar tahun 1920, waktu itu, Tengku Hasyim bersama masyarakat meginiasi Pembangunan masjid tersebut sebagai pusat Pendidikan dan keagamaan masyarakat. “Waktu itu kondisi masyarakat kita di sini sangat memprihatinkan, banyak perjudian dan kegiatan maksiat lainnya, jadi waktu itu datanglah Tengku Hasyim memberikan Pendidikan agama kepada masyarakat dan pusatnya di masjid ini,” Kata Yulnefri.
Menurut H. Yulnefri, Tengku Hasyim selanjutnya juga mendirikan sekolah pertama di daerah itu. Kawasan wisata beringin, menurut H. Yulnefri selain merupakan pusat keagamaan juga pusat ekonomi. Kawasan beringin merupakan tempat masyarakat bertransaksi ekonomi dari kenagarian lainnya seperti Sikilang dan Air Bangis. “Dulu daerah ini adalah dermaga, banyak kapal kapal dari daerah sekitar mentransaksi jual beli dari daerah Pasaman Barat ke Kota Padang.
Pemuda penggiat wisata Beringin yang juga sebelumnya Jorong Kodam Jaya tempat lokasi wisata tersebut, Rido Sarizki menjelaskan wisata beringin ini sudah dikembangkan oleh pemuda, namun belum optimal, kita berharap dukungan dari berbagai pihak khususnya UNP. “Kami sangat senang UNP perhatian terhadap Kawasan ini,semoga ke depannya terus berkembang baik,” kata Rido.
Kegiatan pengabdian masyarakat digagas oleh Prodi TP dengan Ketua Prof. Dr. Abna Hidayati, M.Pd, anggota Prof. Dr. Alwen Bentri, M.Pd, Dr. Fetri Yeni, J, M.Pd, Prof. Dr. Zelhendri Zen, M.Pd, Prof. Dr. Jasrial dan Dr. vevi Sunarti. Hadir sebagai narasumber Devi Kurnia Alamsyah, S. Sn merupakan praktisi penggiat wisata dan ekonomi kreatif Nasional, pembuat naskah film nasional yang juga merupakan dosen FBS UNP, serta Andra Saputra, M.Pd. Dosen ISI Padang Panjang. Hadir memberikan sambutan Sekna Sungai Aur Ali Akbar. Materi yang diberikan terkait menumbuhkan branding wisata, serta manajemen publikasi melalui website dan media social. Peserta pelatihan sebanyak 30 pemuda yang diajarkan Teknik pengambilan gambar serta editing di berbagai aplikasi. (Ahy)
Editor : Ade MS






