PADANG PANJANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang terus memperkuat program reintegrasi sosial dengan melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam kegiatan gotong royong membersihkan Masjid Nurul Furqon, Kelurahan Tanah Pak Lambik, Jumat (7/8). Kegiatan ini menjadi langkah nyata mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali diterima dan berperan aktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Program reintegrasi sosial merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan yang bertujuan membangun kembali kepercayaan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan harmonis antara warga binaan dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk berinteraksi secara positif sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan.
Sebagai implementasi program tersebut, Rutan Kelas IIB Padang Panjang menggelar bakti sosial berupa aksi bersih-bersih di lingkungan Masjid Nurul Furqon. Kegiatan ini melibatkan sejumlah warga binaan yang telah memenuhi persyaratan dan dinyatakan layak mengikuti program setelah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).
Dengan pengawalan petugas rutan, para warga binaan bergotong royong membersihkan area dalam dan luar masjid, menyapu halaman, merapikan lingkungan, serta membersihkan fasilitas ibadah. Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang turut menyaksikan dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pengurus Masjid Nurul Furqon, tokoh masyarakat, Ketua RT, hingga perangkat Kelurahan Tanah Pak Lambik. Mereka menilai program tersebut menjadi langkah positif dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses pembinaan yang dilaksanakan di lingkungan pemasyarakatan.
Buya Hamidi menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan Rutan Padang Panjang. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan terobosan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi rumah ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk kembali berkontribusi kepada masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kota Padang Panjang. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Novri Abbas selaku Kepala Rutan Padang Panjang yang telah menggagas program yang sangat bermanfaat, baik bagi lingkungan masjid maupun bagi warga binaan. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau masjid-masjid lainnya di Kota Padang Panjang," ungkap Buya Hamidi.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas, yang memimpin langsung jalannya kegiatan, menegaskan bahwa program reintegrasi sosial merupakan bentuk nyata implementasi tujuan pemasyarakatan, yakni membina warga binaan agar siap kembali menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada proses yang dilakukan di dalam rutan, tetapi juga memerlukan dukungan dan penerimaan dari masyarakat.
Editor : Armed






