PADANG – Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan FBS UNP sebagai upaya mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja, studi lanjut, serta peluang berwirausaha di era global. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium FBS UNP pada Selasa (4/8) ini dibuka secara resmi oleh Dekan FBS UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., dan diikuti oleh 134 calon wisudawan yang berasal dari 11 program studi jenjang Sarjana (S1).
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ermanto menegaskan bahwa pembekalan bagi calon wisudawan merupakan bagian penting dari proses akhir pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, lulusan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, baik di dalam maupun di luar negeri.
"FBS UNP terus berkomitmen membuka jejaring dan peluang bagi alumni agar mampu berkiprah secara global. Saat ini, alumni FBS telah berhasil bekerja di berbagai negara seperti Jepang, Kyrgyzstan, Malaysia, Australia, serta beberapa negara lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa lulusan FBS memiliki daya saing dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja internasional," ujar Prof. Ermanto.
Dekan Prof. Ermanto juga mengajak para calon wisudawan untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa asing, literasi digital, keterampilan komunikasi, dan karakter profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FBS UNP, Dr. Havid Ardi, M.Hum. dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan diikuti oleh 134 mahasiswa calon wisudawan dari 11 program studi S1. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan wawasan yang komprehensif mengenai berbagai pilihan karier setelah lulus, mulai dari bekerja di perusahaan nasional dan internasional, melanjutkan studi ke luar negeri, hingga membangun usaha mandiri berbasis ekonomi kreatif.
Pada sesi utama, Natalie Junge yang merupakan Project & Program Manager berbagi pengalaman mengenai berbagai peluang kerja dan studi lanjut di luar negeri. Ia menjelaskan berbagai jalur yang dapat ditempuh oleh lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh kesempatan bekerja maupun melanjutkan pendidikan di berbagai negara. Selain itu, Natalie juga menggambarkan suasana kehidupan di luar negeri, budaya kerja internasional, tantangan adaptasi, serta kompetensi yang perlu dipersiapkan sejak dini agar mampu bersaing di tingkat global.
Sesi berikutnya menghadirkan Yola Merina, S.S., M.Hum., CEO YM, yang memaparkan peluang wirausaha di bidang ekonomi kreatif. Dalam materinya, Yola mendorong para calon wisudawan agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja (job creator). Berbekal kompetensi yang dimiliki lulusan FBS, seperti kemampuan berbahasa, seni, budaya, kreativitas, dan literasi digital, terbuka peluang besar untuk mengembangkan usaha di berbagai sektor ekonomi kreatif.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta antusias menggali informasi mengenai peluang karier internasional, beasiswa studi lanjut, hingga strategi membangun usaha kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui kegiatan pembekalan ini, FBS UNP berharap para calon wisudawan memiliki wawasan yang lebih luas, kesiapan menghadapi persaingan global, serta motivasi untuk terus mengembangkan diri sehingga mampu menjadi lulusan yang unggul, adaptif, dan berkontribusi bagi masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.
FBS UNP Bekali Calon Wisudawan dengan Wawasan Karier Global dan Kewirausahaan Kreatif
Berita Terkait






