PADANG PANJANG - Mencegah perkawinan anak membutuhkan keterlibatan keluarga dan seluruh unsur masyarakat. Di tengah kuatnya nilai adat dan kehidupan sosial masyarakat Padang Panjang, peran orang tua, Bundo Kanduang, Niniak Mamak, tokoh agama, serta tokoh masyarakat menjadi penting dalam memastikan anak mendapatkan perlindungan dan kesempatan meraih masa depan.
Hal tersebut disampaikan Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang Ny. Maria Feronika Hendri saat membuka Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak di Aula Hotel Rang Kayo Basa, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Winarno bersama jajaran, Bundo Kanduang, Niniak Mamak, ibu rumah tangga, organisasi perempuan, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur yang memiliki kepedulian terhadap perlindungan anak.
“Anak-anak adalah aset berharga yang harus kita jaga bersama. Mereka berhak memperoleh pendidikan yang layak, tumbuh dalam lingkungan yang sehat, dan memiliki kesempatan meraih cita-cita sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Karena itu, pencegahan perkawinan usia dini harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Editor : Marjeni Rokcalva






