Namun, setelah masa pandemi berakhir, usaha batik ini kembali aktif dan bahkan mulai berkembang pesat. “Mulai dari tahun 2019 namun sempat terhenti karena Covid. Setelah corona selesai baru dibuka lagi,” terang Bu Erinisiang.
Salah satu daya tarik utama Batik Gambir adalah motifnya yang selalu berbeda-beda. Karena seluruh prosesnya menggunakan teknik batik tulis asli, maka tidak ada satupun kain yang memiliki motif yang benar-benar sama.
Salah satu karyawan UMKM Batik Gambir, menjelaskan, “Kami punya keunikan dari pewarnaan alam gambir, dan karena kita batik tulis asli, motifnya selalu di-custom dan berbeda-beda setiap kainnya. Kami juga berkomitmen untuk tidak membuat motif yang sama dengan model yang sudah di-custom oleh konsumen.” Dengan begitu, setiap pembeli bisa memiliki batik yang eksklusif dan personal.
Selain itu, Batik Gambir menawarkan produk yang sesuai dengan berbagai kalangan. Meski target pasar utama adalah menengah ke atas, UMKM ini juga menyediakan versi batik yang lebih terjangkau dengan menggunakan bahan pewarna sintetis.
“Kami menargetkan ke pasar menengah ke atas, namun kami juga membuat versi yang lebih mudah terjangkau dengan menggunakan sintetis,” jelas Bu Erinisiang. Hal ini membuka peluang bagi lebih banyak orang untuk memiliki Batik Gambir tanpa harus khawatir soal harga.
Dukungan dari pemerintah juga menjadi faktor penting dalam pengembangan Batik Gambir. Pemerintah setempat secara aktif memberikan bantuan dan fasilitas agar UMKM ini bisa terus tumbuh dan berdaya saing.
Seorang konsumen yang sudah mencoba Batik Gambir, Ibu Zalfa, juga berbagi pengalamannya. Ia mengaku sangat menyukai batik ini karena motifnya bisa di-custom sesuai dengan keinginan pembeli.
“Saya suka sama Batik Gambir ini karena motifnya bisa di custom, jadinya kita bisa request batik sesuai selera,” ujar Ibu Zalfa. Fitur personalisasi ini menjadi nilai tambah yang membuat Batik Gambir semakin diminati.
Saat ini, Batik Gambir juga semakin dikenal luas karena sering mengikuti pameran budaya, baik di tingkat provinsi Sumatera Barat maupun di luar daerah.







