Nomor Urut 1, Juara Itu Nomor Satu
Calon Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, didampingi calon wakil wali kota, Syahrizal, mengucapkan terima kasih kepada KPU atas tahapan pencabutan nomor urut yang dilaksanakan secara aman dan tertib. Meskipun melakukan pencabutan paling terakhir, namun paslon Ramlan-Syahrizal mendapat nomor satu.
"Alhamdulillah, yang lahir menunjukkan yang batin. Juara itu nomor satu. Angka ini menunjukkan sebuah langkah awal kita bekerja. Mari kita lakukan pencerdasan politik pada masyarakat, sehingga masyarakat dapat memahami ketiga pasangan calon yang ada saat ini," ungkap Ramlan Nurmatias.
Sementara Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar dan Marfendi,yang mendapat nomor urut 2 , mengatakan, sesuai dengan sejarah tahun 2019 lalu. Bahwa sumbar pernah memperjuangkan 80 persen kemenangan untuk paangan pilpres nomor urut dua.
"Tentu simbol dua ini sangat membekas bagi masyarakat. Harapan kita pejuang di 2019 hadir kembali dan kita menangkan dan kita ramaikan pada pilkada 2020 ini. Salam dua jari, pilih Erman dan Marfendi," ujarnya.
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Irwandi SH dan David Chalik, mendapat nomor urut 3 pada pilkada 2020.
Menurut Calon Wali Kota Bukittinggi, Irwandi, didampingi calon wakil wali kota, David Chalik, mengatakan, nomor urut itu sebenarnya sama. Namun untuk nomor tiga, disinergikan dengan falsafah Minangkabau, Tigo Tingko Sajarangan.
"Bagi kami nomor tiga itu, punya makna tigo tungku sajarangan, tali tigo sapilin. Artinya, komponen masyarakat ada pada kami. Kita akan bergerak bersama. Kami bersama tim akan maksimalkan simpul ini. InsyaAllah kami maju untuk menang," ujar Irwandi.(Yus)
Editor : Berita Minang






