PADANG - Tiga konsep Hospitality Memuliakan Tamu, Menguatkan Ukhuwah, dan Menebar Rahmat bagi Sesama adalah sangat penting dalam hal pelayanan tamu. Hal demikian juga sejalan dengan konsep dan filsafat serta budaya Minangkabau.
Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang, yang diwakili oleh Sekretaris Universitas Prof. Dr. Erianjoni, S.Sos, M.Si. dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (30/10) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang.
Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Erianjoni, S.Sos, M.Si. menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd. sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan oleh Fakultas Pariwisata dan Perhotelan pada Jumat pagi ini.
Kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan setiap Jumat pagi dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Direktur, Dekan, Direktur Sekolah, Wakil Dekan, Wakil Wakil Direktur, Kepala Departemen, Koordinator Program Studi, Kepala UPT, mahasiswa, dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.
Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd. melalui ceramahnya bertopik "Pemuda Pejuang dalam Sejarah Islam: Hospitality dalam Perspektif Islam: Memuliakan Tamu, Menguatkan Ukhuwah, dan Menebar Rahmat bagi Sesama" menyampaikan bahwa pada waktu Subuh, malaikat penjaga malam bertugas naik ke langit dan digantikan oleh malaikat penjaga siang. Keduanya berkumpul dan bersaksi pada orang yang sedang mendirikan salat Subuh.
"Dalam surat Al-Furqan disampaikan oleh Allah 'Dan Rasul (Muhammad) berkata, 'Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur'an ini diabaikan'. Nabi Muhammad Saw mengadukan sikap kaum musyrik Quraisy yang menolak, berpaling, dan tidak mau mendengarkan Al-Qur'an," tambah Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd.
Lebih lanjut Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan dalam topik kajian Hospitality atau keramahtamahan yang sudah diterapkan oleh Rasulullah/Nabi Besar Muhammad Saw. seperti yang dilaksanakan dengan perjanjian di Madinah untuk ukhuwah Islamiyah.
"Dalam surat Al-Mumtahanah Ayat 9, Allah menyampaikan bahwa 'Sesungguhnya Allah hanya melarangmu (berteman akrab) dengan orang-orang yang memerangimu dalam urusan agama, mengusirmu dari kampung halamanmu, dan membantu (orang lain) dalam mengusirmu. Siapa yang menjadikan mereka sebagai teman akrab, mereka itulah orang-orang yang zalim'," tukuk Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd.
Pada kesempatan itu, Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd. menjelaskan memuliakan tamu seperti di dalam Alquran surat Az-Zariyat ayat 24--27 yakni Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tamu Ibrahim (malaikat-malaikat) yang dimuliakan? (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan, "Salman (salam)." Ibrahim menjawab, "Salmun (salam)". (Mereka itu) orang-orang yang belum dikenalnya. Maka diam-diam dia (Ibrahim) pergi menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar). Lalu dihidangkannya kepada mereka (tetapi mereka tidak mau makan). Ibrahim berkata, "Mengapa tidak kamu makan."
"Sesungguhnya orang mukmin itu bersaudara" berasal dari Al-Qur'an Surat Al-Hujurat ayat 10 'Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat," jelas Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd.
Penulis / Wartawan: Ermanto
Editor: Ermanto




