Maka terpaksa kami bentuk lagi LO sebanyak 10 orang untuk Nagari Sitapus, Abai, Dusun Tangah dan Nagari RPC. Bahkan untuk Nagari Abai kami bentuk 4 orang LO, karena di Abai ini adalah basisnya Jufrial, " tambahnya
Dijelaskan juga, bahwa terakhir kontak dengan Jufrial bisa dilakukan sekitar 3 minggu yang lalu. Dimana Wardiman yang juga salah seorang tim masih bisa berkomunikasi dengan Jufrial. Dalam komunikasi itu disepakati bahwa Jufrial berjanji akan membiayai semua LO yang dibetuk untuk pemenangannya bersama Jon Matias.
Sekarang kami tim pemenangan J-J sudah menetapkan, untuk menghentikan dulu kegiatan Verfak yang akan dilakukan tim KPU.
"Artinya sejak batas waktu menunggu respon Jufrial hingga dini hari malam tadi, Minggu (9/8/2020) tidak juga ada, maka hari ini (Senin-red) kami tidak lagi melanjutkan verfak, " tambah Saliman.
Intinya, kami sebagai tim menyatakan pasanganan ini tidak bisa lagi berlanjut, karena tidak sesuai dengan apa yang kami harapkan.
Seiring dengan itu, pada tim-tim di Sangir lama maupun di Sungai Pagu lama serta pada seluruh pendukung yang sudah menyerahkan KTP, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Karena pasangan ini batal melaju sebelum ada hasil penetapan verfak perbaikan, " kata Pak De
Intinya, kami bukan tidak lolos untuk melaju pada Pilkada Solsel. Malah kami yakin bisa lolos untuk melengkapi kekurangan data 4000 ktp dukungan dalam rentang waktu empat hari dengan dukungan 100 orang LO yang tersebar di tujuh kecamatan yang ada di Solsel," kata Pak De.
"Jadi terhentinya perjalanan pasangan ini menuju Pilkada Solsel, dikarenakan Jufrial tidak lagi singkron dengan tujuan bersama yang sudah dibangun bersama pak Jon Matias, " tambah Pak De.
Sedangkan LO pasangan perseorangan ini, Bima Dwi Putra menimpali, hari ini (Senin -ref) kita hentikan kegiatan Verfak oleh tim PPS.
Editor :






