"Perlu dukungan mulai dari bawah, karena dukungan masyarakat bawah masih kurang. Jadi perlu dukungan ini," ucapnya.
Selanjutnya gubernur Irwan Prayitno menyebutkan geopark di Sumbar ada sembilan yang telah di usulkan ke UNESCO, namun hanya tiga yang diakui oleh UNESCO.
"Hingga saat ini dari sembilan geopark yang kita miliki, baru tiga yang diakui oleh UNESCO. Hal ini nantinya akan kita usahakan," tukasnya.
Geopark merupakan warisan yang terkait dengan alam, sedangkan pantun merupakan budaya non alam. Warisan tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi Sumatra Barat. Dalam konteks dunia, Sumatera Barat telah memiliki nama yang besar untuk itu harus dijaga secara maksimal.
"Ini merupakan suatu penghargaan bagi kita. Maka kita yang di daerah harus bertanggungjawab menjaga warisan tersebut," tegas Irwan.
"Nanti kita siapkan perangkat-perangkat yang memiliki wewenang dan tanggungjawab untuk mengelola warisan yang luar biasa ini," imbuh Irwan.
Semua warisan adalah titipan. Keaslian yang sudah ada ini akan terus dijaga dan dipertahankan. Pemerintah Provinsi juga telah menyiapkan beberapa usulan yang akan diajukan kepada UNESCO, nantinya akan dijadikan program unggulan yang memberikan nilai jual tinggi bagi wisatawan yang berkunjung ke Sumbar. RelHum/MR
Editor :






