“Saya memohon maaf kepada masyarakat karena baru bisa sampai ke sini hari ini. Akses yang cukup berat menjadi tantangan, namun pemerintah daerah tetap berupaya hadir dan memastikan bantuan sampai,” ujar Yulianto.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong dalam penanganan bencana, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, relawan, hingga masyarakat setempat.
“Terima kasih juga kami sampaikan kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Pasaman Barat yang terdampak bencana,” katanya.
“Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ada lagi daerah yang terisolasi. Ke Tinggam Harapan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, meskipun kondisinya masih cukup sulit,” jelasnya.
Editor : Berita Minang






