AGAM - “Tumbuhan langka ini belum terlihat namun aroma busuknya sudah sampai ke hidung”.
Selain berjalan kaki naik turun bukit, menahan rasa gatal ketika kulit disentuh daun jelatang (Laportea) adalah tantangan seru lainnya untuk melihat bunga bangkai (Amorphophallus titanum) dan Rafflesia arnoldii mekar di Kampung Berseri Astra (KBA) Rafflesia Batang Palupuh, Agam, Sumbar.
Semua tantangan itu terbayar ketika saya dan Heru Nofriandi, aktivis perlindungan dan pemerhati tumbuhan langka, berhasil mendokumentasikan bunga bangkai terbesar yang pernah mekar, tinggi bunga bangkai ini mencapai 4.35 meter.
Kampung berseri adalah komitmen Astra di Batang Palupuh untuk kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pengembangan potensi berkelanjutan.
KBA Rafflesia Batang Palupuh berada diketinggian 975 meter di atas permukaan laut, di malam hari suhu udara bisa mencapai 20 derajat selsius. Hawa sejuk ini sepertinya yang membuat nyaman bunga bangkai dan Rafflesia arnoldii untuk terus mekar.
Amorphophallus titanum dan Rafflesia arnoldii sama-sama dilundungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dan Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018, ucap Ade Putra, Kepala Resort Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Maninjau Sumbar, kepada Beritaminang.com, Minggu (16/11/2025).
Amorphophallus titanum adalah bunga asli hutan Pulau Sumatera. Amorphophallus titanum pertama kali ditemukan di Sumatera Barat pada tahun 1878, oleh Dr. Odoardo Beccari, seorang botanis Italia. Di hutan Agam sendiri ditemukan empat jenis bunga bangkai yakni, Amorphophallus titanum, Amorphophallus gigas, Amorphophallus variabilis dan Amorphophallus paoeniifolius.
Sedangkan jenis Rafflesia arnoldii pertama kali ditemukan di Bengkulu pada 1818 oleh Dr. Joseph Arnold dan Sir Thomas Stamford Raffles. Selain di Indonesia, Rafflesia arnoldii bisa juga ditemukan di Brunei, Malaysia, Filipina dan Thailand.
Di Sumatera Barat terdapat 36 titik tumbuh Rafflesia, selain arnoldii terdapat juga jenis gadutensis, haselti dan tuan-mudae. Titik tumbuh Rafflesia terbanyak ada di Kabupaten Agam dengan 16 titik, sambung Ade.
Editor : Adi Prima






