IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Penjaga Tumbuhan Langka Dan Paling Bau Di Kampung Berseri Astra

Bunga bangkai RAKSASA (Amorphophallus titanum) yang mekar sempurna di Kampung Berseri Astra Rafflesia Batang Palupuh, Agam, Sumbar, Selasa (11/11/2025). Amorphophallus titanum adalah bunga endemik hutan Pulau Sumatera. (Beritaminang/Adi Prima)
Bunga bangkai RAKSASA (Amorphophallus titanum) yang mekar sempurna di Kampung Berseri Astra Rafflesia Batang Palupuh, Agam, Sumbar, Selasa (11/11/2025). Amorphophallus titanum adalah bunga endemik hutan Pulau Sumatera. (Beritaminang/Adi Prima)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA
Fase generatif atau menuju mekar sempurna bunga Rafflesia arnoldii di kawasan hutan Palupuh, Koto Rantang, Agam, Sumbar, Minggu (22/10/2023). Lobak Merah adalah sebutan warga setempat untuk Rafflesia arnoldii. (Beritaminang/Adi Prima)
Fase generatif atau menuju mekar sempurna bunga Rafflesia arnoldii di kawasan hutan Palupuh, Koto Rantang, Agam, Sumbar, Minggu (22/10/2023). Lobak Merah adalah sebutan warga setempat untuk Rafflesia arnoldii. (Beritaminang/Adi Prima)

Selama mengamati, tidak semua bunga Rafflesia arnoldii atau bunga bangkai berhasil mekar sempurna. Ada bunga yang patah digigit tupai, monyet simpai, tikus tanah. Saya pernah melihat kijang mengasah tanduk ke bunga, ucap Heru.

Satwa-satwa liar sepertinya juga penasaran dengan bau dan warna bunga, jika waktu mekar bunga sudah dekat terkadang saya memagari bunga dengan kayu atau menutupnya dengan daun supaya tidak diganggu satwa liar, sambung Heru.

Kepada pengunjung selalu saya sampaikan, kondisi bunga yang tadinya mekar sempurna lengkap dengan kelopak bisa saja sudah berubah atau patah ketika mereka sampai di lokasi.

Sangat disarankan masuk kawasan hutan bersama pemandu wisata resmi atau petugas BKSDA! Heru dan saya sering melihat jejak kaki harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) si predator puncak hutan Sumatera.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menariknya, yang rutin melihat bunga langka mekar adalah wisatawan luar negeri, antusias orang Indonesia masih rendah untuk melihat bunga mekar.

Satwa-satwa penyerbuk alami bunga menghilang karena hutan terbakar atau hutan beralih fungsi, ini yang dicemaskan Heru.

Heru selalu menolak permintaan untuk menjual biji bunga bangkai, untuk satu biji bunga yang berwarna merah itu pembeli nakal ini berani menebus $ 10. Biarlah bunga langka ini mekar di habitat aslinya bukan di luar negeri, tegas Heru.

Fase vegetatif bunga bangkai biji bunga bangkai mulai keluar pasca mekar sempurna di Kawasan hutan Palupuh, Koto Rantang, Agam, Sumbar, Kamis (30/11/2023). (Beritaminang/Adi Prima)
Fase vegetatif bunga bangkai biji bunga bangkai mulai keluar pasca mekar sempurna di Kawasan hutan Palupuh, Koto Rantang, Agam, Sumbar, Kamis (30/11/2023). (Beritaminang/Adi Prima)

Selagi hutan terjaga Heru yakin puspa-puspa langka ini akan terus mekar, jika bunga mekar nagari (desa) saya juga semakin terkenal karena terus dikunjungi. Heru berharap, sepulang melihat bunga mekar di KBA Rafflesia Batang Palupuh pengunjung menjadi duta lingkungan dan ikut berkampanye pentingnya menjaga hutan Sumatera.

Untuk keamanan dan kenyamanan wisatawan yang ingin melihat bunga mekar Heru bercita-cita mendirikan posko siaga di titik-titik bunga mekar, selain tempat informasi dan edukasi, posko ini bisa menjadi tempat istirahat jika ada wisatawan yang kelelahan atau butuh obat-obatan.

Editor : Adi Prima
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH