Sementara itu, Dio Ramondrana menegaskan komitmen BPOM untuk mendukung program-program Pemerintah Kota Payakumbuh, terutama dalam hal edukasi, pengawasan, dan sertifikasi produk pangan dan obat.
"BPOM tidak bisa bekerja sendiri. Peran pemerintah daerah sangat strategis. Kita ingin memperkuat pengawasan dari hulu ke hilir, mulai dari pembinaan UMKM hingga pengawasan di pasar. Kota Payakumbuh merupakan mitra penting kami," tutur Dio.
Beberapa rencana kerja sama konkret turut dibahas dalam pertemuan tersebut, seperti peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memperoleh izin edar BPOM, penguatan pengawasan obat dan makanan, pengawasan program MBG, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan.
Wali Kota Zulmaeta berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan pengawasan yang lebih terpadu, sehingga masyarakat Kota Payakumbuh benar-benar terlindungi dari risiko produk yang tidak aman. (Do)
Editor : Medio Agusta






