“Pada kegiatan ini, diserahkan bantuan nutrisi tahap 2 kepada 27 Keluarga Berisiko Stunting (KRS), setelah sebelumnya tahap 1 telah diberikan kepada 52 keluarga pada Juli hingga September 2025. Bantuan yang disalurkan berupa pemberian makanan tambahan satu kali sehari. Tujuannya adalah memperkuat koordinasi lintas sektor, membantu pemenuhan gizi baduta berisiko stunting, serta memotivasi keluarga untuk terus memperbaiki pola makan, pola asuh dan sanitasi, ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Nauli juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kota Bukittinggi sebagai orang tua asuh, serta kepada OPD, camat, lurah, TPK dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Harapannya, sinergi ini terus berlanjut sehingga upaya penanggulangan stunting semakin efektif dan membawa Kota Bukittinggi menuju zero stunting di masa mendatang,”pungkasnya.( yus)
Editor : Medio Agusta







