“Dengan pendidikan agama yang kuat, ditambah pemanfaatan teknologi yang bijak, saya yakin anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap membawa Payakumbuh bahkan Indonesia ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Ketua Panitia, Ali Rusli, menjelaskan bahwa prosesi khatam Al-Qur’an ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan yang telah digelar pada Februari 2025.
“Semua biaya kegiatan berasal dari swadaya, yang menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pendidikan agama. Ini adalah bentuk nyata kebersamaan dalam membentuk generasi muda yang cinta Al-Qur’an,” pungkasnya. (Do)
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Medio Agusta





