Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk berperan aktif dalam mendampingi anak-anak, baik dalam pendidikan agama maupun dalam penggunaan teknologi.
Keluarga, menurutnya, adalah benteng pertama dalam membentuk karakter generasi Qur’ani yang kokoh.
“Jadikan rumah sebagai madrasah pertama. Ajarkan anak-anak kita untuk mengamalkan ajaran Al-Qur’an dan sekaligus membimbing mereka agar memanfaatkan teknologi untuk kebaikan, seperti belajar, berkreasi, dan berkarya,” ujarnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Selain itu, Zulmaeta juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan karakter di Payakumbuh.Menurutnya, memperkuat fondasi moral generasi muda merupakan langkah strategis agar mereka siap bersaing di era digital tanpa kehilangan jati diri.
Editor : Medio Agusta






