“Sebagai tuan rumah, kita dituntut untuk mempersiapkan segala sesuatunya secara matang. Mulai dari aspek teknis, penyambutan tamu, hingga kelancaran acara, semuanya perlu direncanakan dengan baik agar kegiatan ini berjalan sesuai dengan harapan. Perencanaan yang jelas dan terarah akan menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan acara ini,” tegas Ramlan.
Dibagian kain, Wako juga menegaskan,"kita berharap kegiatan ini tidak hanya sukses dari segi acara, tetapi juga memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir. Bukittinggi harus mampu menunjukkan diri sebagai tuan rumah yang ramah, tertib dan siap menyambut semua kafilah dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Selain itu, Walikota menegaskan bahwa sukses MTQ ini harus menjadi hasil kerja bersama antara pemerintah, panitia dan masyarakat. Dukungan penuh dari seluruh pihak sangat dibutuhkan agar pelaksanaan MTQ ke-41 ini bisa berjalan sesuai harapan dan memberi manfaat besar, baik bagi pembangunan mental spiritual masyarakat maupun bagi citra Kota Bukittinggi sebagai kota wisata dan kota pendidikan, pungkasnya.
"Kita akan siapkan 19 venue,yang terdiri dari, 1 untuk area utama , 13 masjid, 4 aula dan 1 gedung aula untuk registrasi. Hal ini akan disiapkan menjelang pembukaan MTQ ke 41, pada 15 November 2025 mendatang," ungkap Ibnu Asis.
Editor : Medio Agusta






