Dr. Hansi Effendi, ST., M.Kom., selaku Koordinator Divisi Akreditasi BPMI UNP, menjelaskan bahwa UNP telah memetakan program studi yang masa akreditasinya akan berakhir dalam setahun ke depan. Terkait akreditasi internasional, UNP telah bekerja sama dengan beberapa lembaga sertifikasi seperti AUN-QA, FIBAA, AQAS, hingga ASIIN.
“Meski beberapa lembaga sertifikasi belum diakui sebagai akreditasi internasional oleh pemerintah, kami tetap menjadikan proses ini sebagai bentuk evaluasi eksternal untuk peningkatan mutu,” jelas Dr. Hansi. Ia juga menyebutkan bahwa UNP tengah mengembangkan aplikasi integratif yang dapat mengakomodasi berbagai instrumen akreditasi dari LAM (Lembaga Akreditasi Mandiri).
Dalam sesi diskusi, Sekretaris LPMPP UMRAH, Novi Winarti, S.Pd., M.A., menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan UNP dalam berbagi pengalaman. Ia menjelaskan bahwa UMRAH saat ini tengah melakukan restrukturisasi kelembagaan dan implementasi standar operasional baru sejak 2023, termasuk penyesuaian terhadap sistem penjaminan mutu dan akreditasi nasional serta internasional.
Selain membahas praktik dan strategi penjaminan mutu, diskusi juga mencakup tantangan koordinasi antarunit di lingkungan perguruan tinggi, perlunya adaptasi terhadap perubahan regulasi, serta pentingnya keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem mutu yang efektif dan berkelanjutan.
Editor : Marjeni Rokcalva






