Paving block hasil inovasi mahasiswa ini dinilai memiliki kualitas cukup baik untuk digunakan di area taman, trotoar, maupun jalan setapak. Inisiatif ini tidak hanya mengatasi persoalan lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal.
Warga setempat memberikan apresiasi tinggi atas inovasi para mahasiswa. Salah satu tokoh masyarakat, Sarmanda, menyebut kehadiran mereka membawa dampak nyata.
“Kami sangat bangga dan terbantu. Ini bukan sekadar program, tapi benar-benar solusi. Harapannya alat ini bisa diproduksi lebih banyak dan dimanfaatkan di wilayah lain juga,” katanya.
Mahasiswa juga mengadakan pelatihan pembuatan paving block kepada warga agar inovasi ini bisa terus berlanjut meski KKN telah berakhir.
Editor : Abna HidayatiSumber : topsumbar.co.id







