Setelah melalui proses desain dan perakitan, alat ini berhasil diuji coba di salah satu titik irigasi di Nagari Desa Baru.
Hasilnya, alat mampu mengangkat berbagai jenis sampah, seperti plastik, ranting, hingga limbah organik secara konsisten dan efektif.
Tidak hanya sampai di situ, mahasiswa KKN UNP ini juga menggagas pemanfaatan kembali sampah yang terkumpul.
“Kami mencacah sampah plastik dan organik, mencampurnya dengan semen, lalu mencetaknya jadi paving block. Selain membersihkan lingkungan, kami juga menciptakan nilai ekonomis dari sampah,” jelas salah satu anggota tim KKN lainnya.
Penulis / Wartawan: Editor
Editor: Abna Hidayati
Sumber: topsumbar.co.id





