KESEHATAN ibu dan anak merupakan indikator penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Sebagai organisasi profesi yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kebidanan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) terus berinovasi dan memperkuat perannya melalui berbagai pendekatan, termasuk kolaborasi lintas sektor dan transformasi digital.
IBI kini hadir lebih aktif melalui kanal daring ibii.or.id, yang menjadi jendela informasi resmi mengenai seluruh kegiatan, kebijakan, dan program organisasi di tingkat pusat maupun daerah.
Melalui akses langsung ke https://ibii.or.id/, masyarakat maupun tenaga kesehatan dapat menjelajahi data, program pelatihan, hingga publikasi terkini tentang kesehatan ibu dan anak secara terbuka dan cepat.
Peran Strategis IBI dalam Meningkatkan Akses Kesehatan
Dengan struktur organisasi yang menjangkau 38 provinsi dan ribuan cabang di seluruh Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam menjangkau kelompok masyarakat rentan, terutama di daerah terpencil yang minim fasilitas kesehatan.
Selama ini, para bidan anggota IBI menjadi ujung tombak dalam:
- Memberikan layanan antenatal care (ANC) dan postnatal care (PNC)
- Penanganan awal komplikasi kehamilan di lapangan
- Deteksi dini stunting dan gizi buruk pada anak
- Pendampingan keluarga dalam perawatan bayi baru lahir







