Untuk sekarang ini dengan Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah yang baru, baru pendekatan pembelajarannya menjadi lebih menarik lagi yang disebut deep learning atau pembelajaran mendalam, dengan ciri-ciri adanya pembelajaran yang bermakna (meaningful learning), pembelajaran berkesadaran (mainful learning) dan pembelajaran yang menyenangkan (joyful learning).
Berdasarkan itu semua, maka sekolah-sekolah yang berada di bawah Yayasan Tarbiyah Islamiyah Syeikh Haji Muchtar Engku Lakung, Kotopanjang Lampasi Payakumbuh harus mampu mengupdate diri secara internal sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal itu juga sejalan dengan proses akreditasi yang harus dilewati oleh semua sekolah.
Dijelaskan Drs. Jaswir MM.Pd, akreditasi komponen yang dinilai untuk akreditasi tahun 2024 adalah; pertama kinerja pendidik dalam proses pembelajaran, yang melingkupi kemampuan guru mengelola kelas, kemampuan guru menyusun perencanaan pembelajaran, kemampuan guru mengajar yang berpusat kepada peserta didik, dan kemampuan guru membangun imtaq, bernalar kritis, dan berkarakter sosial. Kedua, kepemimpinan Kepala Sekolah.
Diantara butir yang dinilai adalah kemampuan Kepala Sekola dalam melaksanakan evaluasi kinerja guru, budaya refleksi untuk perbaikan, kegiatan Kepala Sekolah untuk mencapai Visi, Misi Madrasah, pengelolaan anggaran, pengelolaa sapra, kemampuan Kepala Sekolah mengembangkan kurikulum. Ketiga, iklim lingkungan sekolah/madrasah.
Diantara butir yang dinilai adalah sikap saling menghargai keberagaman murid, guru, kesetaraan hak, inklusif, lingkungan yang aman tanpa bullying, dan lingkungan sehat dan hijau.
MIS Tarbiyah Islamiyah terus mendorong guru-guru untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan mengajar bagi murid-murid MI atau setingkat SD. Program-program yang ditawarkan MIS Tarbiyah Islamiyah mampu menarik masyarakat untuk mendaftarkan anaknya untuk bersekolah di MIS. Model pembelajaran yang dikembangkan adalah Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Islami. Ada program UKS, Pramuka, Seni Baca Alqur’an, Tahfiz Alqur’an, MSQ, Pencak Silat dan program lainnya yang memiliki nilai tambah tersendiri bagi MIS Tarbiyah Islamiyah.
Sementara itu Prof. DR. Afrizal MA., selaku Ketua Yayasan Tarbiyah Islamiyah Syeikh Haji Muchtar Engku Lakung menyatakan bahwa sesuai dengan semangat kolektif antara pengurus yayasan dan alumni MTI di seluruh Indonesia, maka semua sekolah yang berada di bawah Yayasan Tarbiyah Islamiyah Syeikh Muchtar Engku Lakung memiliki spirit yang sama untuk kembali memajukan MTI sebagai kawah candradimuka bagi generasi Islam masa depan.
Lebih lanjut Prof. DR. Afrizal MA. menyatakan, semua sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Tarbiyah Islamiyah Syeikh Haji Muchtar Engku Lakung RA/TK, MIS, Tsanawiyah, Aliyah dan Pondok Pesantren, terus berbenah diri baik secara internal maupun eksternal.
Secara internal terus dilakukan peningkatan kapasitas guru dan kemampuan manajemen karyawan, sebagai upaya untuk meningkatkan capability dalam mengajar dan memberikan layanan kepada publik. Untuk menyambut tahun ajaran 2025/2026 semua sekolah, telah siap menerima murid baru dengan wawasan baru, semangat baru, karena Madrasah Tarbiyah Islamiyah Kotopanjang Lampasi Payakumbuh Reborn kembali dengan ghirah dan spirit baru. (Do)
Editor : Medio Agusta






