Ia menceritakan beberapa pengalaman terkait pemberian bantuan yang sudah dilakukan. " Kadang ada pula kelompok tani yang mengalihkan lokasi pemanfaatan, serta ada juga yang tidak merawatnya dengan baik.
" Adakalanya, pihak pengadaan barang dari suatu instansi pemerintah akan diperiksa, baik dari institusi pemeriksa dilingkungan Pemerintah dan ada juga dari instansi penegak hukum," tegasnya.
Sedangkan Anggota DPRD Provinsi Sumbar H. Nurfirmanwansyah yang sudah mengusulkan dukungan dana Alsintan pada Pemerintah yang saat ini telah diserahkan, berharap agar bantuan itu jangan menjadikan kelompok tidak kompak lagi dalam membangun usaha pertanian.
" Kadangkala, setelah adanya bantuan, terutama bantuan Alsintan, menjadikan kelompok tidak kompak lagi. Hal tersebut dikarena sistem pemanfaatan sudah di sesuai dengan tujuan awal dalam memohon bantuan," terang Nurfirmanwansyah yang juga Ketua Fraksi PKS tersebut.
Anca juga mengajak para pengurus kelompok penerima bantuan untuk memprogram penggunaan Alsintan tersebut, yang muaranya akan saling menguntungkan seluruh anggota kelompok dalam membangun usaha pertanian mereka.
Usai kegiatan di aula yang dipandu juga oleh Sekcam Denny Sulfalena, SH, saat tanya jawab, dilanjutkan dengan penyerahan kunci dan Bentor dihalaman kantor camat.
Sebelum penyerahan kunci Bentor. Dilakukan uji coba pemakaian Bentor oleh Anggota DPRD Sumbar, H. Nurfirmanwansyah, dan disini turut hadir Camat Sungai Pagu Ibrahim SH, Sekcam Denny Sulfalena, serta masing-masing penyuluh dari wilayah Keltan penerima bantuan. (AA)
Editor :






