IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wako Padang Panjang Dukung Pasar Usang Jadi Kampung Pengawasan Partisipatif Pemilu

Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Amran saat berbicara pada pencanangan Kampung Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024 oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kamis (1/6). Foto: Kominfo Padang Panjang
Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Amran saat berbicara pada pencanangan Kampung Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024 oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kamis (1/6). Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Dikatakannya lagi, Kampung Pengawasan Partisipatif Pemilu ialah sebuah upaya menekan berbagai pelanggaran. Selanjutnya, Bawaslu membangun frame sebagai badan yang melindungi hak peserta pemilu dan hak memilih, melindungi stake holder kepemiluan.

"Saya ucapkan terima kasih, masyarakat mau melibatkan diri mewujudkan kampung pengawasan pemilu partisipatif. Kalau bisa seluruh kelurahan. Ini merupakan agenda nasional," ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Kota Padang Panjang, Santina, SP. Dirinya mengatakan, kampung ini merupakan bentuk kolaborasi masyarakat. Harapannya, bisa menjadi wadah saling berbagai informasi pengawasan dan mencegah potensi pelanggaran.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Adapun Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bukit Surungan, Faiz Fauzan Datuak Bagindo Marajo menyebutkan, memilih pemimpin itu diatur dalam Islam. Sebaik pemimpin, ujarnya, yang dicintai dan mencintai masyarakat.

Dia mengapresiasi keberadaan kampung ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia dan Kota Padang Panjang "baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur". Yaitu sebuah negeri yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya. (Harris/Lex)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH