Sementara itu peserta lainya, Agam Koto menyebutkan yang di dengung-dengungkan selama ini yaitu Pers sebagai pilar ke empat itu tidak berpihak kepada Insan Pers atau Jurnalis, dan Redaktur. Pilar ke emapat ini berpihak kepada kepentingan-kepentingan.
Artinya, pilar ke 4 itu tidak lagi mewakili yang semula diwakili para wartawan, redaktur. Tetapi telah dikuasi oleh sipemilik pers atau investor yang diluar industri pers, dan kaum politisi mencari keuntungan kekuasaan politik.
"Nah bagaimana seorang wartawan itu akan mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah, miskipun pahit sekali pun. Sementara industri pers tempat ia bekerja di tungangi oleh banyak kepentingan, " sebut dia.
Menurutnya, ideasl sebuah pers adalah insan pers tetap bijaksana dalam berkarya, karena produk jurnalistiknya akan mempengaruhi publik.
Sebagai narasumber kegiatan Bimtek tersebut, Dr. Ir. H. Basril Basyar ketua PWI Sumbar, Oktarizal Lc dari UIN Imam Bonjol, Prof. Awis Karni, dan Wakidul Kohar, dan Ikhlas Darma Murya dari Ketua SMSI Padang Pariaman.
Sebanyak 50 orang Peserta Bimtek dari semula kegiatan berlangsung hingga berakir pada hari Kamis 28 Maret 2023 tetap bertahan dan tetap bersemangat dalam mengikuti kegiatan tersebut. (YN)
Editor : Berita Minang






