Muaralabuh, Rumah kediaman Wakil Ketua DPRD Solok Selatan, Armen Syahjohan di Muara Labuh, Kecamatan Sungai Pagu menjadi sasaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solsel beserta jajarannya saat dilaksanakannya pencocokan dan penelitian (coklit) secara serentak seluruh Indonesia. Sebagai bagian dari agenda penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024, Minggu (12/2/2023).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solsel dibawah koordinator Divisi Hukum KPU, Idris, yang mendatangi kediaman Wakil Ketua DPRD Solsel tersebut turut serta Kasubag SDM KPU, Mas Indra Putra, staf Bagian Data Herman dan Mauzi.
Sedangkan dari PPK Sungai Pagu hadir, Ketua PPK, Sudirman, Divisi Hukum PPK Kecamatan Sungai Pagu, Yesri Sartono, PPS, dan petugas Pantarlih Jorong Pasar Barat Nagari Pasar Muara Labuh.
Turut juga mendampingi pelaksanaan Coklit untuk keluarga Armen Syahjohan itu, Korsek Bawaslu, Admi Munandar, Ketua Panwaslu Kecamatan Sungai Pagu, Amroni, Novia Syahfitri (Kordiv HPPH), dan PKD Nagari Pasar Muara Labuh, Joni M. serta dari Polsek Sungai Pagu, Bripka Lerry. M
Ketua Divisi Hukum KPU Solsel, Idris usai mendampingi petugas Pantarlih melakukan Coklit terkait data keluarga Armen Syahjohan menjelaskan, bahwa hari Minggu (12/2/2023) ini, Komisi Pemilihan Umun beserta seluruh jajaran melakukan Coklit serentak di seluruh Indonesia.
" Artinya pada hari ini, ada sekitar tujuh tim dari KPU Solok Selatan turun kelapangan untuk melakukan pendampingan Coklit oleh petugas Pantarlih, " tambahnya.
Dalam tugasnya, Pantarlih akan mencocokkan data pemilih, mendata masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih, namun belum tercatat dalam Formulir A-Daftar Pemilih. Serta mencoret pemilih jika ditemukan tidak memenuhi syarat.
Sementara itu, Armen Syahjohan dikesempatan itu mengajak para petugas Pantarlih untuk bekerja maksimal, dan pastikan tidak ada warga masyarakat yang tidak terdata, pada kegiatan Coklit, khususnya yang sudah wajib memilih.
" Kita apresiasi kerja petugas Pantarlih dalam rangka proses pemutakhiran data dan penyusunan daftar Pemilih untuk penyelenggaraan Pemilu 2024 nanti. Ingat, pastikan semua masyarakat wajib pilih terdata," harapnya.
Editor :






