MEDAN - Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Dt Paduko Malano menerima penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Penyematan penghargaan dihelat di Convention Hotel Santika Medan, Rabu (6/7).
Wako Fadly meraih MKK pada momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang dipusatkan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. MKK merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat melalui BKKBN kepada sosok yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi terhadap program pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
Menjadi satu-satunya kepala daerah di Sumbar yang menerima penghargaan dan disematkan lencana oleh Kepala BKKBN Pusat, Dr (HC). dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), penghargaan yang diraih Fadly Amran itu, atas kepeduliannya dalam mendukung program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Pada kesempatan itu, Hasto Wardoyo menerangkan, salah satu rangkaian kegiatan pada Peringatan Harganas tersebut adalah Gebyar Penghargaan Program Bangga Kencana. Pada kegiatan ini diberikan penghargaan kepada para pemangku kepentingan dan mitra kerja yang telah memberikan dukungan, komitmen dan peran sertanya dalam pelaksanaan program Bangga Kencana, yang salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Wali Kota Padang Panjang.

Sebelum menerima penghargaan MKK, Padang Panjang pada 2021 menjadi terbaik I Pengelola Program Bangga Kencana di Sumbar. Tak hanya itu, Padang Panjang juga menjadi kota pertama yang menyelenggarakan Rakerda Bangga Kencana pada 2022. Lalu adanya komitmen Pemko menjadikan 16 kelurahan sebagai Kampung Keluarga Berkualitas (KB) pada 2022 ini. Termasuk komitmen untuk penurunan angka stunting.
Dari segi prestasi, kader KB, PIK Remaja, Duta GenRe selalu membukukan prestasi terbaik di Sumbar. Terbaru, Duta GenRe Putri Padang Panjang, Maulidya Nurdini terpilih sebagai juara I Sumbar dan akan berlaga di tingkat nasional.

Atas penghargaan yang diterimanya ini, Wako Fadly mengucapkan terima kasih kepada BKKBN dan semua pihak. Khususnya kepada kader KB, penyuluh Bangga Kencana, jajaran Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA), dan stake holder lainnya.
Editor : Berita Minang






